25 Mei 2013

YELS 2013: Ajang Berkumpulnya Pejuang Lingkungan

Youth Environmental Leader Summit (YELS) 2013 merupakan bentuk kepedulian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) untuk menciptakan kader-kader pemuda yang peduli terhadap lingkungan. Tema yang diangkat dalam YELS 2013 adalah "Indonesian youth change maker to encounter climate change for better earth". Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pencerdasan mengenai perubahan iklim dan membentuk sumber daya manusia khususnya di tingkat SMA dan mahasiswa agar peduli dan mau bertindak untuk mencegah terjadinya perubahan iklim. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16-19 Mei 2013 di kampus ITS Surabaya, PPLH Mojokerto, dan Pantai Kenjeran. Kegiatan YELS 2013 diikuti oleh berbagai universitas dan SMA di Indonesia, seperti: UNY, UGM, ITS, ITB, UI, IPB, UNHAS, UNAIR, dan beberapa universitas lain di Indonesia. Kegiatan ini menjadi pertemuan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk peduli terhadap lingkungan.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 4 hari tersebut, para peserta juga ditantang untuk mengatasi permasalahan lingkungan yang berfokus pada masalah perubahan iklim dengan berdiskusi dan mencari solusi mengenai permasalahan tersebut dan menghasilkan project-project sosial tentang lingkungan.

Pada hari pertama diisi dengan materi motivasi diri, leadership, dan kebijakan pemerintah terkait climate change oleh Ir. Hermien Roosita, M.M. (sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup RI). Setelah materi selesai, peserta YELS 2013 diberangkat menuju Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman Mojokerto.

Pada hari kedua dilaksanakan kegiatan games, dimana peserta dibagi kedalam beberapa kelompok kemudian memainkan sejumlah permainan yang membutuhkan kerjasama tim. Selain meningkatkan kerjasama, tujuan dari games ini adalah untuk meningkatkan kebersamaan dan rasa persaudaraan antar peserta YELS 2013.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi kondisi kekinian dan climate change serta peran pemuda dalam menghadapi climate change oleh Vania Santoso (Asia Regional Ambassador for Environmental in Indonesia), adaptasi dan mitigasi terhadap climate change dan manajemen massa oleh Tommy Apriando (Mongabay Indonesia). Selain pemberian materi, juga dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dari masing-masing kelompok.

Pada hari ketiga, peserta YELS 2013 kembali ke Kota Surabaya. Dimana pada hari ketiga ini dilaksanakan kegiatan Surabaya Green Action. Surabaya Green Action adalah sebuah gerakan yang menggagas gerakan bersih-bersih lingkungan dan peduli terhadap sampah terutama di daerah Surabaya. Selain bersih-bersih Pantai Kenjeran, dilakukan juga kegiatan penanaman mangrove dan penyuluhan mengenai bahaya sampah plastik dan pentingnya menjaga ekosistem laut dengan menghadirkan Hermawan Sumbawa (Komunitas Nol Sampah Surabaya) dan Dony Kristiawan (Tunas Hijau).
Pada hari terakhir, yaitu Minggu (19/5/2013) dilaksanakan Gugur Gunung yaitu jalan sehat mengelilingi kampus ITS. Setelah itu diadakan Enviro Talk yang bertempat di Gedung Pasca Sarjana dengan menghadirkan Prigi Arisandi, S.Si, M.Si (Ecoton), Jannata Gowangkara (Dewan Nasional Perubahan Iklim), dan Tommy Apriando (Mongabay Indonesia), serta presentasi hasil FGD.

Berikut dokumentasi kegiatan YELS 2013
Bersama Muhammad Fahrudin (Delegasi Univ. Gadjah Mada)


0 komentar:

Posting Komentar

Curriculum Vitae

CV